Published Sabtu, Maret 28, 2020 by Hannan Izzaturrofa

#ShopAndCook Sabtu, 28 Maret 2020

Minggu ini belanja seperti biasa, tapi yang ke pasar cuma Pak Suami. Alhamdulillah sudah dibriefing dan hasil belanjaannya memuaskan πŸ˜‚ Berikut listnya, ya...


  1. Paha ayam potong rica 2 kg (64.000)
  2. Sayap ayam 3 kg (84.000)
  3. Dada ayam 1 kg (32.000)
  4. Dada ayam Fillet 1 kg (46.000)
  5. Ceker 1/4 kg (4.000)
  6. Cumi 1 kg (80.000)
  7. Lele 2 kg (46.000)
  8. Mujaer 5 ekor (gratis, dapet dari budhe karena abis panen AlhamdulillahπŸ˜†)
  9. Tempe 2 bungkus (5.000)
  10. Tahu kuning isi 10 (5.000)
  11. Kangkung 1 ikat (2.500)
  12. Daun bawang (3.000)
  13. Seledri (2.000)
  14. Wortel 1/4 kg, cabe merah keriting 1/4 kg, cabe hijau 1 ons, bawang merah 1/2 kg, bawang putih 1 ons, kacang tanah 1/4 kg (58.000)
  15. Saori saos tiram 2 botol kecil, saos sambal 2 botol kecil, saos tomat 1 botol kecil, tepung tapioka 500 gr, ragi instan 50 gr, soda kue 50 gr, susu dancow bubuk 1 sachet (46.000)
Untuk tepung tapioka, ragi instan, soda kue sama susu bubuknya memang kelupaan buat difoto karena bukan bagian dari alat tempur aku di dapur wkwk (a.k.a pesenannya Ais dan Azizah). Terus ini total keseluruhannya itu 477.500 yah, rencananya buat 7 hari. Kelihatannya emang kayak banyak banget belanjaannya, tapi percayalah ini aja kadang nggak cukup gitu karena buat 6 orang yang makannya Masya Allah luar biasa πŸ˜‚ Tapi lumayan lah, sedikit menghemat karena masak terus setiap hari dan Insya Allah lebih sehat juga.

Semoga bermanfaat, yah 😊
Read More
Published Jumat, Maret 27, 2020 by Hannan Izzaturrofa

Dalgona Coffee

Seperti orang-orang yang mulai menggunakan hastag #DiRumahAja, kali ini Ais dan Azizah ngajakin nyoba bikin Dalgona Coffee yang lagi viral itu. Katanya udah mulai bosan di rumah dan pengen menghabiskan waktu buat bikin sesuatu yang baru setiap harinya. Untung bahannya mudah dicari dan bisa dipesan pakai klikindomart, gratis ongkir lagi *bukan promo wkwk. Jadi nggak perlu sering-sering keluar rumah karena pakai aplikasi ini pun pesanan kita bisa diantar kapan saja.

Penasaran nggak cara bikinnya gimana? Gampang banget kok.

Bahan yang dibutuhkan itu cuma :
- 2 sdm nescafe classic
- 2 sdm gula pasir
- 2 sdm air panas
- es batu
- ultramilk full cream


Cara membuatnya :
  1. Masukkan 2 sdm nescafe classic, gula pasir dan air panas, lalu kocok sampai berubah warna dan teksturnya jadi lebih creamy.
  2. Masukkan es batu dan ultramilk sesuai selera. Di sini aku pakai 3/4 gelas.
  3. Tuang adonan yang sudah bertekstur creamy tadi ke atas susu. Dan jadi deh Dalgona Coffeenya!

Gampang banget kan? Emang gampang banget. Yang biasanya mereka bolak-balik minta bantuan ini itu dan bertanya banyak hal, kali ini mereka langsung kayak sulap aja gitu minumannya tiba-tiba udah jadi karena saking gampangnya. Dan rasanya pun enak pakai banget. Pokoknya kalian harus nyobain deh!

Selamat mencoba dan semoga suka, ya 😊


Read More
Published Selasa, Maret 17, 2020 by Hannan Izzaturrofa

#ShopAndCook Selasa, 17 Maret 2020

Minggu ini belanjanya di hari Selasa dan pakai aplikasi Beceer lagi, karena Sabtu kemarin Pak Suami pergi ke Batang dan dua hari kemarin memang sedang tidak bisa pergi ke tempat yang ramai. Belanjaannya juga lebih banyak dari biasanya karena memang lagi pengen menunya lebih bervariasi dan juga Kamis atau Jumat besok Insya Allah rumah bakal ramai karena adanya kebijakan lockdown. Semoga Allah melindungi kita semua..

Oke, langsung saja ya. Ini list belanjaan minggu ini :
1. Bawang Putih 1/4 kg (14.000)
2. Bawang Merah 1/2 kg (22.000)
3. Wortel 1/4 kg (5.000)
4. Jahe 1/4 kg (18.000)
5. Lengkuas 1/4 kg (5.500)
6. Bihun Jagung 70 gr (4.500)
7. Kecambah 1 pack (4.500)
8. Daging Sapi 1 kg (126.000)
9. Sayap Ayam 1/2 kg (22.000)
10. Dada Ayam 1/2 kg (22.000)
11. Paha Bawah Ayam 3/4 kg (33.000)
12. Ceker Ayam 1/2 kg (15.000)
13. Cumi 600 gr (45.000)
14. Pisang Kepok 1 Sisir (26.000)
15. Telor Ayam 1 kg (29.500)

Telor ayamnya memang nggak ada di gambar karena kelupaan nggak kefoto πŸ˜‚ Lalu bahan-bahannya juga belum sepenuhnya selesai diberesin jadinya masih diplastikin gitu. Dan beli pisang kepok karena Azizah minta dibikinin pisang goreng udah dari sebulan yang lalu tapi belum kesampaian terus. Dan total belanjaan minggu ini sebanyak 392.000 yah, lebih banyak dari minggu-minggu sebelumnya 😊 Tapi bahan-bahan ini bisa buat 7-9 hari ya, nggak kayak minggu-minggu sebelumnya yang cuma 5-6 hari aja wkwk.

Oiya, di list belanjaan ini memang nggak ada sayuran hijaunya karena masih ada buncis dan kangkung 1 ikat sisa minggu kemarin dan niatnya beberapa hari ini mau masak makanan yang berkuah aja kayak sop gitu, jadinya minim dedaunan yang hijau. Tapi Insya Allah tetap bergizi kok.

Semoga bermanfaat!
Read More
Published Kamis, Maret 12, 2020 by Hannan Izzaturrofa

Sop Buntut

Menu makanan hari ini sop buntut ala aku karena pakai bumbu seadanya. Gara-gara bawang bombay lagi kosong di pasar dekat rumah dan kalaupun ada harganya mahal banget, bisa sampe 31.000 sekilo (cuma dapat 3-4 buah), jadinya sop kali ini tanpa bawang bombay. Terus jahe sama kayu manisnya juga lagi habis, jadi bahan yang ini juga diskip. Tapi pakai bumbu kayak gini juga udah cukup kok. Oh iya resep ini juga bisa dipakai buat bikin sop-sop yang lainnya loh, kayak sop daging dan sop tetelan. So, Langsung saja ya!

Bahan :
- Buntut sapi 1/2 kg
- 2 buah wortel, potong agak tebal
- Daun bawang dan seledri sekucupnya
- 6 buah cabai rawit domba
- 5 siung bawang merah, iris tipis-tipis
- 3 siung bawang putih, iris tipis-tipi
- 2 butir cengkeh
- 1/4 biji pala, geprek
- 2 butir kapulaga
- 1 butir bunga lawang
- garam, gula, kaldu jamur

Cara Membuat :
- Rebus buntut sapi sebentar untuk menghilangkan lemak dan sisa kotoran, lalu tiriskan. Atau bisa juga buntutnya dipan-seared terlebih dahulu agar kuahnya tidak terlalu keruh.
- Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan buntut sapi.
- Tumis bawang merah, bawang putih, cengkeh, pala, kapulaga, dan bunga lawang sampai harum, lalu campurkan bumbu ke dalam panci.
- Tunggu hingga buntut sapi empuk, lalu tambahkan garam, gula dan kaldu jamur sesuai selera. Koreksi rasa.
- Setelah bumbu dirasa cukup, masukkan wortel dan tunggu hingga setengah empuk.
- Masukkan daun bawang, seledri dan cabe rawit domba. Aduk-aduk sebentar, lalu matikan api.
- Sop buntut siap dihidangkan.

---

Nah, masak buntut sapi ini sebenarnya agak tricky. Karena daging di buntut sapi itu teksturnya sedikit keras, jadi perlu waktu yang lama biar buntutnya empuk. Jadi kalau kalian punya presto, buntut sapinya bisa dipresto dulu sebentar sekitar 7 menitan dari pertama kali prestonya bunyi. Tapi kalau nggak punya presto juga nggak apa-apa, bisa direbus 1-2 jam tergantung tekstur asli si buntutnya. Kalau aku tadi, karena prestonya udah dihibahin ke orang lain, jadilah buntutnya direbus sama bumbu-bumbunya itu selama kurang lebih 1,5 jam.

Oh iya, untuk sayurannya juga bisa ditambahin kok. Kayak di resto-resto gitu kan ada yang pakai kentang, buncis, sama wortel. Tapi kalau aku, berhubung dari dulu kalau masak jenis sop kayak gini tuh cuma suka pakai wortel, jadilah sayurnya cuma pakai wortel aja hehe. Tapi ini aja udah endeus banget lah! *iyalah kan aku yang masak wkwk*

Selamat mencoba! 😊

Read More
Published Senin, Maret 09, 2020 by Hannan Izzaturrofa

Rica-Rica Ayam

Hari ini masak rica-rica ayam ala aku. Tertarik bikin rica-rica ini karena waktu lebaran tahun lalu dibawain rica-rica enthok sama budhe dan jadi menu favorit di rumah. Tapi karena ini dimakan cuma berdua sama Pak Suami, jadi resepnya aku modifikasi sedikit biar kerasa lebih pedas dan tampilannya juga lebih merah.

Bahan :
- Paha Ayam 1 kg (minta dipotong rica-rica)
- 1 Jempol Lengkuas (memarkan)
- 2 Lembar Daun Salam
- 3 Lembar Daun Jeruk (robek-robek)
- 1 Batang Serai (memarkan)
- Garam, Gula, Penyedap Rasa, Air

Bumbu Halus :
- 5 bh Cabe Merah Besar
- 15 bh Cabe Merah Keriting
- 5 bh Cabe Rawit Domba
- 10 Siung Bawang Merah
- 5 Siung Bawang Putih
- 1 Jempol Jahe
- 3 Ruas Kunyit
- 2 sdt Ketumbar
- 1 sdt Merica

Cara Membuat :
1. Haluskan bumbu, lalu tumis sampai warnanya sedikit berubah.
2. Masukkan lengkuas, daun salam, daun jeruk, dan serai. Aduk rata.
3. Jika bumbu sudah mulai wangi, masukkan ayam yang sudah dicuci bersih, lalu aduk-aduk sampai bumbu tercampur rata.
4. Beri sedikit garam, gula, dan penyedap rasa sesuai selera. Kalau bisa jangan terlalu banyak, nanti diakhir tinggal dikoreksi rasanya agar tidak terlalu asin atau terlalu manis.
5. Tambahkan air hingga ayam terendam dan tunggu hingga air menyusut dan bumbu meresap sambil sesekali diaduk.
6. Rica-rica siap dihidangkan.

---

Gampang banget kan? Oh iya, sebenarnya kalau tidak mau pakai gula dan penyedap rasa pun tidak apa-apa. Kadang aku bikinnya juga tanpa gula dan penyedap, cukup pakai garam saja rasanya udah enak. Dan kalau mau warnanya nggak begitu merah dan rasanya nggak begitu pedas, cabai rawit atau cabai merah keritingnya bisa dikurangin. Terus tinggal tambahin bawang merah sama bawang putihnya. Soalnya resep aslinya cabainya cuma sedikit, yang banyak di bawangnya. Dan tekstur bumbu rica-ricanya pun bisa dimodif sesuai selera. Kalau suka yang kering, ya tinggal dimasak lebih lama sambil diaduk-aduk biar bumbunya nggak gosong. Tapi kalau aku dan Pak Suami sukanya yang bumbunya masih basah, biar enak buat campuran nasi hangat πŸ˜†

Selamat mencoba!
Read More
Published Sabtu, Maret 07, 2020 by Hannan Izzaturrofa

#ShopAndCook Sabtu, 7 Maret 2020

Sabtu ini nggak ke pasar dulu karena lagi nyoba aplikasi baru: Beceer. Kebetulan pendirinya salah satu teman yang memang dulu terkenal jago ngoding di SMK. Dan aplikasi ini bagus sih, karena selain proses pemesanannya yang gampang (mirip-mirip sama kalau lagi pesan makanan di aplikasi ojek online), juga harga yang ditawarkanpun murah-murah. Sesuai lah sama harga-harga di pasar. Kualitas sayurannya juga bagus-bagus, soalnya kalau nggak salah emang mereka ini udah punya mitra pasarnya sendiri, jadi kualitas mah udah nggak perlu diragukan lagi. te o pe be ge te lah pokoknya!

Langsung aja ya, ini list belanjaan yang aku beli melalui aplikasi Beceer ini :
1. Daun Bawang & Seledri (6.000)
2. Kangkung (3.500)
3. Serai (2.500)
4. Buncis 1/2 kg (7.000)
5. Pakcoy (5.500)
6. Tempe Besar (6.500)
7. Bawang Merah 1/4 kg (9.500)
8. Cabai Merah Keriting 1/4 kg (15.000)
9. Buntut Sapi 1/2 kg (46.000)

Totalnya 101.500. Tapi kebetulan di foto itu, bawang merah sama serainya kelupaan buat difoto πŸ˜† Sebenarnya di aplikasi ini juga ada pilihan ayamnya, tapi berhubung aku kalau beli ayam agak ribet dan banyak maunya, jadinya aku beli ayam di tukang potong ayam deket rumah. Terus searah jalan pulang, nyempetin diri mampir di warung buat beli kebutuhan lainnya. List-nya kurang lebih kayak gini :

1. Paha Atas 1 kg + Sayap 1/2 kg + Paha Bawah 1/2 kg (63.500)
2. Telur 1 kg (28.000)
3. Daun Salam (2.000)
4. Daun Jeruk (2.000)
5. Kelapa Parut 1/2 Butir (4.000)

Buat paha atasnya kayak biasa aku minta buat dipotong rica-rica. Baru absen seminggu dan Pak Suami udah minta dibikinin ayam rica-rica lagi. Nggak tanggung-tanggung, mintanya sekilo sekalian πŸ˜† Buat paha bawahnya rencana mau dibikin opor ayam, request-an dari Pak Suami lagi, makanya beli kelapa parut (sebenarnya dulu seringnya pakai santan instan, tapi nggak tahu kenapa akhir-akhir ini kalau bikin makanan bersantan lebih suka pakai kelapa parut). Kalau sayap mau bikin chicken wings ala Taiwan gitu. Terus daun salam sama daun jeruk masing-masing 2.000 itu bisa dipakai buat persediaan selama lebih dari dua minggu, karena kalau dipetikin dan ditaruh di freezer itu bisa nggak gampang kering. Kalau telur emang dari dulu suka sekali beli langsung sekilo buat stok di rumah.

Jadi total belanjaan minggu ini itu 201.000 dan itu bisa buat 5 hari yah, karena buat hari keenamnya masih ada stok dada ayam 1/2 kg yang rencananya mau dibikin tumis ayam buat besok. Semoga bermanfaat 😊

---

Ternyata mengistiqomahkan diri untuk menulis beginian tiap minggu itu susah banget ya :' Tapi nggak apa-apa, bismillah kita biasakan pelan-pelan saja..
Read More